Irjen Setyo Wasisto: Barang Yang Ada di Bandara Soekarno Hatta Milik Polri Dan Sah - Media Benang Merah

Breaking

Sunday, October 1, 2017

Irjen Setyo Wasisto: Barang Yang Ada di Bandara Soekarno Hatta Milik Polri Dan Sah


JAKARTA.BM- Berbagai jenis senjata impor yang sudah tiba di Jakarta memang merupakan milik Polri yang masih dikarantina, menunggu rekomendasi BAIS TNI, kata Juru bicara Polri Irjen Setyo Wasisto.

Beberapa jam sebelum jumpa pers mendadak di Mabes Polri itu, memang beredar desas-desus di media sosial tentang kedatangan berbagai jenis senjata itu, yang semakin mengisruhkan kabar tentang pengadaan senjata secara tidak sah, yang diletuskan Panglima TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu.

"Barang yang ada di Bandara Soekarno Hatta itu memang milik Polri, dan merupakan barang yang sah," kata Irjen Setyo Wasisto.

"Semuanya sesuai prosedur, mulai perencanaan, lelang, hingga pengkajian pihak Polri dan BPKP," tambahnya.

"Barang tersebut masuk pabean di Bandara Soekarno Hatta. Komandan Korps Brimob sudah diberi tahu, dan sudah meminta rekomendasi BAIS TNI. Karena prosedurnya memang begitu: barangnya harus masuk terlebih dahulu, dikarantina, diinspeksi oleh BAIS TNI, apakah sesuai dengan dokumen."

Yang terutama jadi sorotan adalah sebagian dari senjata yang datang itu tampak bukan merupakan senjata kelengkapan standar polisi lapangan. Misalnya peluncur granat.

Namun Danko Brimob Irjen Murad Ismail menunjukkan sejumlah foto dan menyebutkan bahwa semuanya merupakan kelengkapan standar satuan anti huru-hara.

Ia menyebut pelontar granat itu menembakkan peluru tidak langsung, melainkan dilontarkan dalam sudut 45 derajat.

"Pelurunya banyak macamnya: ada peluru karet, peluru hampa, gas air mata, peluru asap, 'peluru kabur'," kata Murad Ismail.

"Ini modelnya serem, namun senjata-senjata ini bukan untuk membunuh, melainkan untuk memberi efek kejut," kata Murad Ismail.

"Senjata-senjata ini nanti akan kita bawa ke Poso dan Papua.

Menurutnya ini bukan barang-barang baru, melainkan sudah dimiliki sebelumnya,karena bukan impor yang pertama kali.

"Ini yang ketiga kali. Tahun 2015 dan 2016 sudah pernah masuk," katanya.

Ia menyebutkan, pelontar-pelontar granat yang masih berada di karantina bandara Soekarno Hatta itu itu juga dilengkapi 5932 peluru. 



#Gan/bbc
PT. Benang Merah Persada Mengucapkan: Selamat datang di www.mediabenangmerah.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Syafrizal Gan