Gubernur Bali dan Dewan Duduk Bersama Sikapi Kelesuan Pariwisata Bali - Media Benang Merah

Breaking

Selasa, 12 Desember 2017

Gubernur Bali dan Dewan Duduk Bersama Sikapi Kelesuan Pariwisata Bali


BALI.BM- Erupsi Gunung Agung berpengaruh signifikan terhadap kondisi pariwisata Bali. Kondisi pariwisata yang melesu berimbas besar bagi perekonomian Bali mengingat sektor pariwisata merupakan sektor andalan  bagi masyarkat  Bali. Menyikapi hal tersebut, berbagai langkah stategis untuk pemulihan kondisi pariwisata Bali  harus  terus diupayakan terlebih hingga saat ini  Gunung Agung masih bergeliat menunjukkan keaktifannya. Kondisi ini  menjadi perhatian dari Gubernur Bali dan DPRD Provinsi Bali dengan menggelar rapat kerja bertempat di Ruang Rapat Gabungan DPRD Bali, Senin (11/12).

Dalam rapat kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Bali dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali, Gubernur Bali menyampaikan bahwa kondisi Gunung Agung saat ini perlu diambil segera langkah-langkah strategis  baik menyangkut   tempat tinggal bagi para pengungsi, logistik, penyediaan lapangan pekerjaan dan khususnya pemulihan pariwisata Bali.

Menurut Pastika  pihaknya telah merencanakan  beberapa langkah strategis pemulihan pariwisata Bali yang diantaranya dengan mengagendakan untuk  bertemu kembali dengan para konjen negara sahabat serta para pelaku pariwisata guna meyakini mereka bahwasannya Bali aman untuk dikunjungi. Tidak itu saja, pemerintah pusat serta instansi terkait lainnya diminta untuk melaksanakan berbagai even baik itu seminar, rapat serta even lainnya di Bali.

“Kita manfaatkan teknologi yang ada untuk  memviralkan kondisi Bali yang aman bagi wisatawan diperkuat dengan testimoni-testimoni khususnya dari wisatawan asing. Segala daya upaya serta kekuatan yang kita miliki, kita gunakan semaksimal mungkin  untuk memulihkan kondisi pariwisata kita,“ imbuhnya.

Pada bagian lain, Gubernur Pastika juga mengajak para generasi muda untuk melirik sektor lainnya  selain dunia pariwisata. Menurutnya ini merupakan momentum yang tepat untuk kembali lagi membangkitkan sektor pertanian. “Saatnya berpikir bagaimana agar orang-orang yang bekerja di pariwisata,  tidak menganggur. Mungkin ini momentum yang tepat untuk kembali ke pertanian, kita kembali ke tanah kelahiran dan  mulai untuk bertani dan beternak, “tuturnya.

Terkait dengan keluhan para pengungsi yang tidak bisa melakukan  kewajiban untuk membayar kredit, Gubernur menyampaikan bahwa pihaknya akan berbicara dengan pihak OJK agar ada  kebijakan terkait pembayaran kredit khususnya bagi para pengungsi yang mata pencahariannya berada di  wilayah terdampak langsung erupsi Gunung Agung.

Rapat kerja ini juga mengagendakan pembahasan Raperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Provinsi Bali No.3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan raperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Provinsi Bali No.6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan Tertentu.


#Gan/ Humas Pemprov Bali
PT. Benang Merah Persada Mengucapkan: Selamat datang di www.mediabenangmerah.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Syafrizal Gan