Menkominfo Rudiantara: Dalam Tahun Politik, Medsos Harus Diisi Dengan Konten Kreatif - Media Benang Merah

Breaking

Tuesday, May 15, 2018

Menkominfo Rudiantara: Dalam Tahun Politik, Medsos Harus Diisi Dengan Konten Kreatif


Palangka Raya(KALTENG).BM- Menteri Komunikasi dan Informasi RI Rudiantara mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi Media Sosial dengan konten yang kreatif dalam rangka menyukseskan Pesta Demokrasi Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. Rudiantara menghimbau masyarakat melaporkan informasi atau berita hoax ke platform medsos. Kalau dilaporkan dan tidak ada tindakan, maka pemerintah Indonesia bisa memanggil pendiri Facebook agar Facebook digunakan dengan benar di Nusantara.

“Kalau mau bisnis Fb di Indonesia, ya harus concern stabilitas nasional, ekonomi, keamanan dan sebagainya sehingga bisa diprediksi. Kalau mau bisnis tapi dengan pembiaran, terjadi perpecahan gara-gara konten Fb, berarti bukan bisnis. Itu urusannya sama rakyat Indonesia, TNI/Polri”, tegas Rudiantara.

Menurut Menkominfo, saat ini fungsi medsos sudah bergeser. Awalnya medsos dengan berbagai platform mulai dari WhastApp, Instagram, Twitter dan sejenisnya dibuat untuk penggunanya bertemu teman lama, menambah teman baru dan saling sapa dengan sesama warganet. “Fb awalnya cari teman lama, cari berkah tapi sekarang untuk cari masalah. Medsos jadi masalah, Saya buat pernyataan keras kepada Fb. Saya tegaskan tutup Fb kalau dipakai untuk membuat masalah. Saya tidak akan memberikan kesempatan itu dipakai di Indonesia untuk menyebar hoax dan ujaran kebencian yang dapat menimbulkan keributan, seperti yang terjadi di Myanmar, Filiphina dan Srilangka”, beber Rudiantara.

Untuk itu jelas Rudiantara, pihaknya mengharuskan pendaftaran simcard dalam rangka meningkatkan layanan pengguna seluler. Selama ini beli, pakai, buang sehingga industri tidak sehat, karena itu harus registrasi untuk satu orang boleh tiga nomor. “Data hanya validasi, kalau operator membocorkan data maka akan mendapatkan sanksi dari Kemenkominfo secara tertulis dan pemberhentian sementara”, ungkap Rudiantara.

Manfaat positif registrasi simcard antara lain untuk keamanan nasional. Selain itu dicontohkan manfaat positif lainnya, misalnya Pemerintah Provinsi kalteng bisa saja memberikan hadiah kepada seluruh masyarakat Kalteng yang berulang tahun bareng Hari Jadi Kalteng, karena pemerintah sudah punya data. “Data registrasi sebagai tindakan positif untuk jejak digital. Meski di medsos sudah dihapus namun jejak digitalnya tidak akan pernah terhapuskan, karena itu jejak digital harus positif dan mari kita berbuat baik di medsos”, kata Rudiantara ketika membeberkan peran dan manfaat medsos dalam pertemuannya dengan blogger dan awak media di Palangka Raya, Sabtu (12/05).

Sebelumnya, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Rosarita Niken Widyastuti mengungkapkan hasil survey tentang profil warganet di Indonesia yang mencatat 4 dari 10 orang Indonesia aktif di medsos. Hanya 7 menit pengguna medsos mampu bertahan tidak aktif di medsos, itupun kalau melek dan tidak tidur. Meski sebelum tidur buka medsos dan bangun tidur langsung unggah status.“Karakter pengguna medsos di Indonesia 60 persen tidak punya rekening, tapi 85 persen punya ponsel sedangkan Minat baca Indonesia peringkat 60 dari 61 negara”, ungkap Niken Widyastuti.

Menurut Dirjen IPK itu, dengan banyaknya pengguna media sosial saat ini membuat Kemenkominfo tidak pernah kendor memerangi informasi bohong dan fitnah yang disebarkan melalui dunia maya.”Saluran penyebar hoax saat ini melalui media sosial tertinggi mencapai 92,40 persen, website 34,90 persen, televisi 8,70 persen, cetak 5 persen dan radio 1,20 persen. Pola penyebaran hoax adalah ten to ninety atau 10-to-ten, artinya 10 persen creator dan 90 persen audien. Oleh karena itu kita ubah dan balik menjadi 90 persen pengguna media sosial menyebarkan informasi yang baik dan positif”, tegas Niken Widyastuti.



# Gan | Humas Kalteng
PT. Benang Merah Persada Mengucapkan: Selamat datang di www.mediabenangmerah.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Syafrizal Gan