Konjen Eko Hartono Ajak Mahasiswa Pertajam Soft Skill - Media Benang merah

Breaking

Jumat, 30 Oktober 2020

Konjen Eko Hartono Ajak Mahasiswa Pertajam Soft Skill



​Rabigh(ARAB SAUDI).BM- Konsul Jenderal (Konjen) Eko Hartono Jeddah mengajak mahasiswa untuk mempertajam soft skill. Ajakan itu dia sampaikan di sela sharing session pada rangkaian kegiatan sosialisasi dan pembekalan bagi kalangan mahasiswa yang berlangsung Selasa, 27 Oktober 2020. 

Sebanyak 26 mahasiwa yang berasal dari empat universitas di Jeddah, Mekkah, Madinah dan Thaif menghadiri kegiatan yang digelar di Kota Rabigh, Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Konjen RI berpesan kepada para mahasiswa agar mempertajam soft skill. Ditegaskan Konjen bahwa keberhasilan masa depan seseorang banyak dipengaruhi oleh keterampilannya membangun jaringan, kepribadian, dan keluwesannya dalam pergaulan. 

“Dan sebagian itu diperoleh dari organisasi. Masa depan kalian tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi IPK kalian, tapi lebih dari itu oleh pengalaman (keterampilan) yang kalian peroleh di luar bangku kuliah. Jadi, jangan hanya jadi kutu buku,” pesan Konjen.

Konjen RI mendorong mahasiswa agar menyisihkan waktu untuk aktif berorganisasi sebagai salah satu sarana untuk membangun jaringan.

Selain itu, Konjen mengimbau agar mahasiswa berhati-hati menggunakan media sosial. “Jangan mudah membagikan isu-su sensitif, atau mengedarkan  konten-konten yang belum jelas sumbernya,” ucap Konjen.

Materi pembekalan meliputi kekonsuleran, antara lain, beberapa kasus hukum yang menimpa mahasiswa, keimigrasian dan kewarganegaraan, ketentuan perekrutan Petugas Peyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, perbankan dan remitansi, serta pengelolaan keuangan dan investasi. 

Di bidang kekonsuleran, Koordinator Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) KJRI Jeddah Safaat Ghofur, menyampaikan, antara lain, nilai devisa negara yang dihasilkan dari remitansi para WNI/PMI di Arab Saudi yang nilainya lebih besar dari devisa ekspor.

Selain itu, Koordinator Yanlin memaparkan upaya pelidungan WNI/PMI di wilayah kerja KJRI Jeddah, mulai dari pencegahan hingga upaya penyelesaiannya. 
Di bidang pelayanan ibadah haji, Konsul Urusan Haji Endang Jumali menyebutkan, 25 persen dari total keseluruhan personel PPIH terdiri dari unsur mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa yang hendak mendaftarkan diri untuk menjadi petugas PPIH wajib mengantongi izin cuti dari kampus, rekomendasi dari KBRI dan KJRI serta menguasai aspek manasik haji.

Saat ditanya mengenai kekuatan paspor RI di luar negeri, Konsul Imigrasi Ahmad Zaeni menjelaskan bahwa perbedaan perlakuan sebuah negara terhadap paspor RI adalah murni kewenangan negara itu dan persepsinya terhadap Indonesia. 

# Gan | KJRI Jeddah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


loading...


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS